Keramik, Granit, Marmer? Apa Saja Perbedaannya? Simak Utas Berikut

OMAHALIT.COMSerupa tetapi tak sama, begitulah kondisi tepat untuk menggambarkan ketiga material kemarik, granit dan marmer.

Saat ini salah satu material yang tak boleh Anda lupakan saat membangun rumah adalah material lantai, sebab lantai ini yang akan menjadi pijakan Anda dan menjadi pemercantik rumah. Jika Anda salah memilih material yang tidak tepat, maka Anda tidak akan nyaman dalam menginjaknya dan bisa saja merusak konsep hunian yang telah direncanakan.

Mangkanya salah satu hal terpenting dalam pembangunan sebuah hunian adalah pemilihan material untuk lantai. Perlu diketahui, bahwa saat ini tersedia berbagai macam material yang dapat digunakan untuk lantai. Namun, material keramik, marmer, dan granit sering kita jumpai. Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel informatif berikut ini.

Perbedaan Keramik, Granik dan Marmer

Keramik, granit, dan marmer adalah tiga jenis material yang sering digunakan untuk menutupi lantai dan dinding di rumah. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Berikut adalah perbedaan utama antara ketiganya:

Keramik

Adalah bahan yang terbuat dari tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi. Keramik memiliki permukaan yang halus dan tahan terhadap air, sehingga cocok untuk digunakan di area umum seperti kamar mandi dan dapur. Keramik juga tahan terhadap noda dan mudah dibersihkan, tetapi bisa rapuh dan mudah pecah jika terkena benda tajam.

BACA JUGA: Ide Mengatur Kamar Cowok Anti Ribet Hasilnya Keren

Granit

adalah batuan yang terbuat dari mineral yang telah diendapkan oleh tekanan dan panas yang tinggi. Granit memiliki permukaan yang halus dan tahan terhadap noda, sehingga cocok untuk digunakan di area umum seperti dapur dan meja dapur. Granit juga tahan terhadap panas dan mudah dibersihkan, tetapi bisa terasa dingin di bawah kaki dan bisa sangat mahal.

Marmer

adalah batuan yang terbuat dari kalsit atau dolomit yang telah diendapkan oleh tekanan dan panas yang tinggi. Marmer memiliki permukaan yang halus dan indah, sehingga sering digunakan untuk menutupi lantai, dinding, dan meja dapur. Marmer juga tahan terhadap panas dan mudah dibersihkan, tetapi bisa terasa dingin di bawah kaki dan rentan terhadap noda. Marmer juga bisa sangat mahal.

Kelebihan Marmer untuk Material Rumah

Marmer adalah batuan yang terbuat dari kalsit atau dolomit yang telah diendapkan oleh tekanan dan panas yang tinggi. Marmer memiliki permukaan yang halus dan indah, sehingga sering digunakan untuk menutupi lantai, dinding, dan meja dapur. Marmer juga tahan terhadap panas dan mudah dibersihkan, tetapi bisa terasa dingin di bawah kaki dan rentan terhadap noda. Marmer juga bisa sangat mahal.

Berikut beberapa cara marmer dapat diterapkan di rumah:

Lantai: Marmer dapat digunakan sebagai lantai di ruangan apa saja, termasuk kamar mandi, dapur, dan ruang tamu. Marmer dapat menambah kesan mewah dan elegan pada ruangan. Namun, marmer juga bisa terasa dingin di bawah kaki, sehingga mungkin tidak cocok untuk digunakan di ruangan yang tidak memiliki pemanas.

BACA JUGA: 6 Ide Warna Cat Kamar Cowok Minimalis Tapi Maskulin

Dinding: Marmer dapat digunakan sebagai dinding di area umum seperti kamar mandi atau dapur. Marmer bisa menambah kesan mewah dan elegan pada ruangan. Namun, marmer juga bisa terasa dingin di sentuhan dan rentan terhadap noda, sehingga mungkin tidak cocok untuk digunakan di dinding di ruangan yang sering digunakan.

Meja dapur: Marmer dapat digunakan sebagai meja dapur untuk menambah kesan mewah dan elegan pada ruangan. Marmer juga tahan terhadap panas, sehingga cocok untuk digunakan sebagai meja yang sering terkena panas dari panci atau wajan. Namun, marmer juga rentan terhadap noda dan harus dibersihkan dengan hati-hati agar tidak tergores.

Kelebihan Granit untuk Material Rumah

Granit dan marmer adalah dua jenis material yang sering digunakan untuk menutupi lantai dan dinding di rumah. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara granit dan marmer:

Harga: Granit biasanya lebih murah daripada marmer. Marmer bisa sangat mahal tergantung pada jenis dan kualitasnya.

Penampilan: Granit memiliki warna yang lebih variatif daripada marmer, yang biasanya memiliki warna putih, abu-abu, atau cokelat. Marmer memiliki permukaan yang lebih halus dan licin daripada granit, yang biasanya memiliki tekstur yang lebih kasar.

BACA JUGA: 5 Referensi Keramik Tangga Anti Licin yang Cantik

Tahan terhadap panas: Granit lebih tahan terhadap panas daripada marmer. Marmer bisa terbakar atau tergores jika terkena panas yang tinggi, seperti wajan panas.

Tahan terhadap noda: Granit lebih tahan terhadap noda daripada marmer. Marmer rentan terhadap noda dan harus dibersihkan dengan hati-hati agar tidak tergores.

Jangan lupa, sebelum memutuskan untuk menggunakan marmer di rumah Anda, pertimbangkan kebutuhan dan preferensi Anda serta anggaran yang tersedia. Selalu diskusikan pilihan Anda dengan profesional seperti tim omahalit sebelum memutuskan untuk menggunakan marmer.

support person

Jika Rekan Alit memiliki keluhan dan masukan untuk Manajemen Omahalit, jangan sungkan untuk menghubungi kami.

Better Living for Today and Tomorrow