Tips Renovasi Rumah Agar Budget Tidak Membengkak

Tips Renovasi Rumah Agar Budget Tidak Membengkak

Apakah Rekan Alit pernah berpikir untuk merenovasi rumah? Sering kali, merenovasi rumah justru membutuhkan biaya yang cukup besar dan melebihi batas anggaran yang telah direncanakan. Seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi ya! Demi menciptakan hunian yang lebih nyaman, Rekan Alit tidak perlu ragu untuk melakukan renovasi rumah. Hanya saja, ada beberapa pengetahuan dan catatan khusus agar anggaran biayanya tetap dapat terkontrol. Jangan jadikan renovasi rumah sebagai ajang pemborosan yang nantinya bisa merugikan Rekan Alit sendiri. Maka dari itu, Omahalit akan membagikan sedikit tips renovasi rumah.

Tips Renovasi Rumah Agar Biaya Tak Membengkak

Tips Renovasi Rumah Image by rd dot com

Image by rd(dot)com

Sebelum mulai untuk merenovasi rumah, pastikan Rekan Alit telah menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan menggunakan RAB renovasi rumah yang detail, pembagian biaya akan jadi lebih mudah. Rekan Alit juga bisa berkonsultasi pada jasa desain interior dan jasa arsitektur profesional untuk rincian yang lebih jelas. Namun sebelumnya, simak dulu yuk tips renovasi rumah agar biaya tak membengkak berikut ini.

  1. Membuat Skala Prioritas

Meskipun memiliki banyak keinginan, Rekan Alit harus bisa tegas dalam membuat skala prioritas. Tips renovasi rumah yang satu ini harus dilakukan agar tidak memperbesar pengeluaran. Dengan membuat skala prioritas sebelum melakukan renovasi rumah, Rekan Alit bisa lebih fokus pada hal-hal yang memang sudah waktunya dibenahi, sehingga biaya yang nantinya dikeluarkan akan jadi bisa lebih terkontrol dengan optimal.

  1. Membeli Bahan Material Bekas

Tips renovasi rumah agar biaya tidak membengkak selanjutnya adalah dengan menggunakan bahan material bekas (materi reuse dan materi recycle). Material reuse adalah material yang masih bisa digunakan kembali (kusen pintu, jendela, genteng, dll). Dan material recycle adalah material yang bisa didaur ulang (batu bata, keramik). Rekan Alit bisa mencari bahan-bahan bekas itu di toko bangunan atau toko online dengan harga lebih miring ketimbang bahan material baru.

  1. Menggunakan Rancangan Renovasi Jangka Panjang

Satu kali proses renovasi bisa memakan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu, Rekan Alit perlu memperhatikan kualitas dari bahan-bahan yang diginakan agar proses renovasi tersebut dapat sifatnya jangka panjang. Meskipun biaya yang harus dikeluarkan tergolong cukup banyak, akan tetapi ketahanan rumah bisa lebih terjamin dalam jangka waktu hingga 10 atau 20 tahun lamanya. Tips renovasi rumah yang satu ini dapat meringankan beban anggaran Rekan Alit.

  1. Berhati-Hati Dalam Memilih Kontraktor

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya Rekan Alit menggunakan jasa desain interior atau jasa arsitektur yang profesional. Umumnya mereka akan memilih kontraktor yang jujur dan bertanggung jawab. Jangan sampai demi menghemat biaya, Rekan Alit justru memaksakan menggunakan kontraktor dengan harga murah meskipun tidak berpengalaman. Terlebih, jasa desain interior atau jasa arsitektur juga dapat diajak diskusi perihal anggaran.

  1. Hindari Renovasi Rumah di Musim Hujan

Tips renovasi rumah terakhir dan terpenting adalah menghindari renovasi di kala musim hujan.

Ketika nekat melakukan renovasi di musim hujan, tentunya akan menyita lebih banyak waktu dan berpotensi menunda pekerjaan dalam waktu yang tidak bisa diprediksi. Dengan catatan Rekan Alit harus tetap membayar jasa kontraktor secara tepat waktu. Merugikan bukan? Alangkah baiknya jika Rekan Alit memilih waktu yang cerah untuk merenovasi rumah.

 

Renovasi rumah bukanlah proses yang mudah dan murah, tetapi dengan perencanaan yang tepat tentu akan lebih aman. Anggaran yang dikeluarkan pun tidak perlu berlebihan. Jadi bagaimana, sudah siap untuk mulai merenovasi rumah?

Share post:

Leave A Comment

Your email is safe with us.