Untung Rugi Pakai Lantai SPC, Apakah Worth It?

Dalam beberapa tahun terakhir, lantai SPC (Stone Plastic Composite) menjadi salah satu material lantai yang paling banyak dibicarakan di dunia interior dan konstruksi rumah. Banyak orang tertarik menggunakannya karena tampilannya modern, pemasangan praktis, serta klaim tahan air dan awet. Namun, seperti material bangunan lainnya, penggunaan lantai SPC tentu memiliki keuntungan dan kerugian yang perlu dipahami secara menyeluruh sebelum memutuskan membeli.

Artikel ini akan membahas secara mendalam untung rugi pakai lantai SPC, mulai dari karakteristik material, kelebihan utama, kekurangan yang sering luput diperhatikan, hingga tips memilih lantai SPC yang tepat sesuai kebutuhan hunian Anda.

Apa Itu Lantai SPC?

Lantai SPC adalah jenis flooring berbahan komposit yang terdiri dari campuran batu kapur (limestone) dan plastik PVC. Struktur lantai SPC umumnya terdiri dari beberapa lapisan, yaitu:

  1. UV Layer – melindungi permukaan dari goresan dan noda

  2. Wear Layer – lapisan pelindung utama dari gesekan

  3. Decor Layer – motif kayu atau batu

  4. SPC Core – inti kaku berbahan stone plastic composite

  5. Underlayer (IXPE/EVA) – peredam suara dan bantalan

Struktur inilah yang membuat lantai SPC dikenal kuat, stabil, dan relatif tahan terhadap air serta perubahan suhu.

Untung Pakai Lantai SPC

1. Tahan Air dan Anti Lembap

Salah satu keuntungan terbesar lantai SPC adalah sifatnya yang 100% water resistant. Berbeda dengan lantai kayu solid atau laminate yang mudah mengembang jika terkena air, lantai SPC tetap stabil meski digunakan di area lembap seperti dapur atau ruang keluarga.

2. Pemasangan Cepat dan Praktis

Lantai SPC umumnya menggunakan sistem click lock, sehingga pemasangannya tidak memerlukan lem. Hal ini membuat proses instalasi lebih cepat, rapi, dan bisa langsung digunakan setelah terpasang. Bahkan, banyak orang memilih memasang lantai SPC di atas lantai lama tanpa perlu membongkar keramik.

3. Tampilan Estetis dan Modern

Dari segi visual, lantai SPC hadir dengan berbagai motif, terutama motif kayu alami yang terlihat elegan dan modern. Teksturnya juga semakin realistis berkat teknologi emboss, sehingga cocok untuk rumah minimalis, skandinavia, hingga industrial.

4. Stabil dan Tidak Mudah Memuai

Berkat inti berbahan stone plastic composite, lantai SPC lebih stabil terhadap perubahan suhu dibanding vinyl biasa. Risiko melengkung atau memuai akibat panas relatif lebih kecil, sehingga cocok untuk iklim tropis seperti Indonesia.

5. Perawatan Mudah

Keuntungan lain dari lantai SPC adalah perawatannya sangat sederhana. Cukup dibersihkan dengan sapu, vacuum, atau kain pel lembap. Tidak memerlukan cairan khusus seperti lantai kayu solid.

Rugi Pakai Lantai SPC

1. Harga Relatif Lebih Mahal

Jika dibandingkan dengan vinyl lantai biasa atau keramik standar, harga lantai SPC cenderung lebih mahal. Harga lantai SPC berkisar tergantung ketebalan, kualitas wear layer, dan merek. Meski demikian, harganya masih di bawah lantai kayu solid.

2. Permukaan Terasa Lebih Keras

Karena memiliki inti yang kaku, lantai SPC terasa lebih keras saat diinjak dibanding vinyl LVT. Bagi sebagian orang, terutama yang sering duduk atau bermain di lantai, hal ini bisa mengurangi kenyamanan.

3. Tidak Bisa Diperbaiki Secara Parsial

Jika satu papan lantai SPC rusak atau tergores parah, tidak bisa diamplas atau diperbaiki seperti lantai kayu. Solusinya adalah mengganti papan tersebut, yang kadang cukup merepotkan jika berada di tengah ruangan.

4. Kualitas Sangat Bergantung pada Merek

Di pasaran, kualitas lantai SPC sangat bervariasi. Produk SPC berkualitas rendah bisa memiliki wear layer tipis, sistem klik yang mudah rusak, atau underlayer yang kurang maksimal. Jika salah pilih, justru bisa menimbulkan masalah dalam jangka panjang.

5. Kurang Ramah Lingkungan (Tergantung Produk)

Meskipun lebih awet, lantai SPC tetap berbahan plastik. Beberapa produk murah mungkin mengandung bahan kimia tertentu dan kurang ramah lingkungan. Oleh karena itu, penting memilih produk dengan sertifikasi keamanan.

Perbandingan Lantai SPC dengan Material Lain

Jenis Lantai Tahan Air Kenyamanan Harga Perawatan
SPC Sangat baik Sedang Menengah Mudah
Vinyl LVT Baik Lebih empuk Lebih murah Mudah
Keramik Sangat baik Keras & dingin Variatif Mudah
Kayu Solid Kurang Sangat nyaman Mahal Sulit

Dari tabel di atas, terlihat bahwa lantai SPC berada di posisi tengah yang seimbang antara daya tahan, estetika, dan kemudahan perawatan.

Tips Sebelum Memilih Lantai SPC

Agar tidak menyesal, perhatikan beberapa hal berikut sebelum membeli lantai SPC:

  1. Pilih ketebalan minimal 4–5 mm untuk hunian

  2. Perhatikan wear layer (disarankan ≥ 0,3 mm)

  3. Pastikan ada underlayer IXPE/EVA untuk peredam suara

  4. Pilih merek terpercaya dengan garansi jelas

  5. Sesuaikan warna dan motif dengan konsep interior rumah

Kesimpulan: Apakah Lantai SPC Layak Dipilih?

Jika dilihat dari untung rugi pakai lantai SPC, material ini sangat layak dipertimbangkan untuk hunian modern yang mengutamakan kepraktisan, tampilan estetis, dan daya tahan terhadap air. Meski memiliki beberapa kekurangan seperti harga dan tekstur yang agak keras, kelebihannya jauh lebih dominan untuk penggunaan jangka panjang.

Dengan pemilihan produk yang tepat dan pemasangan yang benar, lantai SPC bisa menjadi investasi interior yang fungsional sekaligus mempercantik rumah Anda.

support person

Jika Rekan Alit memiliki keluhan dan masukan untuk Manajemen Omahalit, jangan sungkan untuk menghubungi kami.

Better Living for Today and Tomorrow